From News

TACTICAL TECH BERLIN + HONF FOUNDATION IN COLLABORATION WITH UKM CAMPOER SENI UTY PRESENT

TACTICAL TECH BERLIN + HONF FOUNDATION
IN COLLABORATION WITH UKM CAMPOER SENI UTY PRESENT

#5TH
THE GLASSROOM COMMUNITY EDITION

BJONGNGOPI
Jl. Nologaten, Nologaten, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281

POP UP EXHIBITION, PUBLIC DISCUSSION & SCREENING
14 Desember 2020
18.30 – 22.00 WIB

The Glass Room Community Edition

What happens when we increasingly rely on social media and the web for nearly all our information?What information do we see, and what do we miss?
How do we know if a picture or a tweet is genuine or truthful?And what can we do if we can’t be sure?What is personal data in an age when data is everything but personal? Websites, apps, social media and ‘smart’ devices all thrive on the same thing – data. Not just any data, but our data.
The Glass Room Community Edition is a pop-up exhibition that explores how society is dealing with the growing dependency on data and technology, and the normalisation of monitoring and surveillance. It aims to engage visitors to think more critically about their devices and interactions with technology, as well as the mechanisms and companies that create the environment of those technologies.

Apakah yang dimaksud dengan data pribadi pada masa ketika data adalah segalanya kecuali diri kita sendiri. Situs web, aplikasi, media sosial, dan perangkat ‘pintar’ lainnya berkembang pada hal yang sama – data. Bukan sembarang data, tapi data kita.
Glass Room Community Edition adalah pameran pop-up yang mengeksplorasi bagaimana masyarakat dapat menghadapi ketergantungan yang semakin meningkat pada data dan teknologi, serta pemantauan dan pengawasan yang dieksplorasi.
Pameran ini bertujuan melibatkan pengunjung untuk berpikir kritis tentang perangkat dan interaksi mereka dengan teknologi, serta mekanisme dari perusahaan-perusahaan yang menciptakan teknologi tersebut.

GRATIS | FREE

Limited and using covid health protocol, confirmation to 0857 2626 4298 (Tyana)

Terbatas dan menggunakan protokol kesehatan covid, konfirmasi ke 0857 2626 4298 (Tyana)

Supported by Swedish International Development Cooperation Agency (SIDA).

 

www.glassroom.org

www.tacticaltech.org

www.honf.org

info : +62 857-2626-4298

DOTS 2020 THE IMPACT SUMMIT

 

DOTS 2020
THE IMPACT SUMMIT
Yogyakarta DOTS 2020 meets up
Hosted by : HONF FOUNDATION

10 – 11 DECEMBER 2020
18.00 – 24.00 WIB

HONF HEADQUARTER | JALAN NITIPRAYAN 139 YOGYAKARTA, INDONESIA
Schedule : https://www.globalinnovationgathering.org/dots/dots-2020/
Registration : https://www.globalinnovationgathering.org/welcome-to-dots-2020/

DOTS 2020. Real Impact – Virtually Co-Created
Join the first online Global Innovation Gathering DOTS – our annual convention of innovators from around the world will be taking place in the Internet on December 10th and 11th 2020. We look forward to connecting you with hubs, makers, and innovators who will be sharing their work experiences and ideas on how to navigate the Corona-Crisis and support local communities with open technologies. DOTS brings together people interested in impact driven innovation, emancipatory technology, open source, and maker culture. We will be hosting workshops, meetups, panels as well as sharing music, movement and making sure we stay connected.

Bergabunglah dengan Global Innovation Gathering DOTS sebuah acara summit tahunan – yang untuk pertama kalinya diadakan secara daring. Acara tahunan yang merupakan pertemuan para inovator dari seluruh dunia, dan akan berlangsung secara virtual pada 10 dan 11 Desember 2020. Acara ini bermaksud untuk menghubungkan antara publik dengan hub, pekarya, dan inovator, yang pada acara ini akan berbagi pengalaman kerja dan gagasan tentang bagaimana menavigasi keadaan selama krisis dan pandemi untuk mendukung komunitas lokal dengan teknologi open source (sumber terbuka). DOTS menyatukan orang-orang yang tertarik dengan inovasi dan terdorong oleh berbagai dampak teknologi emansipatoris, open source, dan budaya berkarya. Pada acara ini akan diadakan lokakarya, pertemuan, panel, berbagai gerakan bawah tanah, dan dance music. Bergabunglah, daftarkan, dan datang!

Limited participants and using covid19 protocols
for further information : tyana (+62 857-2626-4298)

Akan tersedia makan malam, minum dan pengganti uang transportasi

www.honf.org

 

#4 TACTICAL TECH BERLIN + HONF FOUNDATION THE GLASSROOM COMMUNITY EDITION

 

 

#4 TACTICAL TECH BERLIN + HONF FOUNDATION

THE GLASSROOM COMMUNITY EDITION

 

FREE

WRG ATHA WIJAYA PACITAN

Jl. National III, Sedeng, Pacitan, Pacitan, Jawa Timur

 

5 Desember 2020 18.00 – 22.00 WIB

 

PUBLIC DISCUSSION & SCREENING

20.00 – 22.00 WIB

 

The Glass Room Community Edition

Apakah yang dimaksud dengan data pribadi pada masa ketika data adalah segalanya kecuali diri kita sendiri. Situs web, aplikasi, media sosial, dan perangkat ‘pintar’ lainnya  berkembang pada hal yang sama – data. Bukan sembarang data, tapi data kita.

Glass Room Community Edition adalah pameran pop-up yang mengeksplorasi bagaimana masyarakat dapat menghadapi ketergantungan yang semakin meningkat pada data dan teknologi, serta pemantauan dan pengawasan yang diekplorasi.

Pameran ini bertujuan melibatkan pengunjung untuk berpikir lkritis tentang perangkat dan interaksi mereka dengan teknologi, serta mekanisme dari perusahaan-perusahaan yang menciptakan teknologi tersebut.

What was meant by personal data at a time when data was everything except ourselves. Websites, apps, social media and other ‘smart’ devices thrive on the same thing – data. Not just any data, but our data.

Glass Room Community Edition is a pop-up exhibition that explores how society can cope with increasing dependence on data and technology, as well as explored monitoring and surveillance.

This exhibition aims to engage visitors to think critically about devices and their interactions with technology, as well as the mechanisms of the companies that create these technologies.

 

Supported by Swedish International Development Cooperation Agency (SIDA).

Limited and under covid19 protocol, confirmation 0857 2626 4298 (tyana)

www.glassroom.org

www.tacticaltech.org

www.honf.org

info : +62 857-2626-4298

 

GLASSROOM COMMUNITY EDITION AT SURVIVE GARAGE

 

 

GLASSROOM COMMUNITY EDITION AT SURVIVE GARAGE

Glassroom Community Edition at Survive Garage
Glassroom Community Edition is a showcase and exhibition located at Survive Garage in Yogyakarta, Indonesia. Due to the covid pandemic situation, we have limited visitors and audiences. Following the exhibition, there are several activities such as focus group discussion, movie screening and Data Detox Kit workshop.

SURVIVE GARAGE
Jl. Nitiprayan No.99 RT 03, Jomegatan, Ngestiharjo, Kec. Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
10 – 13 November 2020

 

 

This project is supported by the Swedish International Development Cooperation Agency (SIDA)

In conjunction with NANDUR SRAWUNG 07 WIWITAN : RESTART!

www.glassroom.org

www.tacticaltech.org

www.honf.org

info : +62 857-2626-4298

GLASSROOM COMMUNITY EDITION AT HONF FOUNDATION

 

 

GLASSROOM COMMUNITY EDITION AT HONF FOUNDATION

Glassroom Community Edition at HONF Foundation
Glassroom Community Edition is a mini exhibition located at HONF Foundation headquarter in Yogyakarta, Indonesia. Due to the covid pandemic situation, we have limited visitors and audiences. Following the exhibition, there are several activities such as discussion and Data Detox Kit workshop.

HONF Foundation Headquarter, Indonesia
Jalan Nitiprayan No.139, Jomegatan, Bantul, Yogyakarta, Indonesia
30 October – 9 November 2020

 

This project is supported by the Swedish International Development Cooperation Agency (SIDA)

In conjunction with NANDUR SRAWUNG 07 WIWITAN : RESTART!

www.glassroom.org

www.tacticaltech.org

www.honf.org

info : +62 857-2626-4298

TACTICAL TECH BERLIN + HONF FOUNDATION PRESENT *THE GLASSROOM COMMUNITY EDITION*

 

11 – 21 OCTOBER 2020 | 10.00 – 17.00 WIB

TAMAN BUDAYA YOGYAKARTA | NANDUR SRAWUNG 07

OPEN & FREE By registration at

www.nandursrawung.com

 

*The Glass Room Community Edition*

What is personal data in an age when data is everything but personal. Websites, apps, social media and ‘smart’ devices all thrive on the same thing – data. Not just any data, but our data.

The Glass Room Community Edition is a pop-up exhibition that explores how society is dealing with the growing dependency on data and technology, and the normalization of monitoring and surveillance.

It aims to engage visitors to think more critically about their devices and interactions with technology, as well as the mechanisms and companies that create the environment of those technologies.

 

This project is supported by the Swedish International Development Cooperation Agency (SIDA)

In conjunction with  NANDUR SRAWUNG 07 WIWITAN : RESTART!

 

www.glassroom.org

www.tacticaltech.org

www.honf.org

info : +62 857-2626-4298

INDONESIA UFO DAY 2020

 

INDONESIA UFO DAY 2020

Indonesia memiliki tanggal untuk memperingati UFO. Indonesia UFO Day atau Hari UFO Indonesia diperingati setiap 21 Juli.

Tanggal ini tidak muncul begitu saja. Ketika itu, sebuah platform terbuka bernama Indonesia UFO Network (IUN) terbentuk di HONF Foundation Yogyakarta pada Mei 2019. Kegiatan itu itu dihadiri 11 komunitas dan institusi.

Momen itu menjadi cikal bakal untuk mengumpulkan komunitas dan institusi se-Indonesia selanjutnya,

Pertemuan IUN yang kedua digelar pada 21 Juli 2019 dan dihadiri oleh 28 komunitas, institusi, serta pusat riset. Pada tanggal yang sama dicanangkan sebagai Hari UFO Indonesia karena dianggap sebagai pertemuan terbesar dari komunitas UFO, institusi Astronomi amatir, para periset UFO, penggiat Space Art, serta tentu saja penggiat Astronomi dan Space Science.

Pertemuan pada 21 Juli tahun lalu itu bersamaan dengan International SETI Conference #04 di Yogyakarta yang digelar di IFI-LIP.  Pada saat itu IUN dideklarasikan sebagai  platform lintas komunitas dan institusi yang aktif melakukan riset, serta pusat pembelajaran, pertukaran informasi dalam ranah astronomi, ET, SETI, UFO, sejarah peradaban, space art, dan space science secara umum.

Venzha Christ tidak sendirian menggagas platform ini. Ia bersama dengan Nur Agustinus dari BETAUFO dan Setyawan Haryanto (Ipank) dari Indonesian UFO Hunters sebenarnya sudah lama menginisiasi platform terbuka ini. Mereka berkeinginan menjadikan IUN sebagai media komunikasi dan berbagi pengetahuan dari berbagai latar belakang keilmuan.

Menurut Venzha selaku direktur Indonesia Space Science Society (ISSS), IUN bukan tempat untuk mencari UFO atau tempat untuk mencari sebuah kebenaran, dan keliru jika mengasumsikan bahwa IUN ajang untuk pencarian keberadaan UFO. Tidak sesederhana itu.

“IUN adalah berkumpulnya berbagai komunitas dan Institusi lintas disiplin, selain komunitas tentang UFO, juga penggiat atau periset di ranah astronomi, ET, SETI, sejarah peradaban, maupun space science, jadi sangat beragam dari banyak area keilmuan,”

Kata UFO dipilih dan digunakan karena paling populer di kalangan masyarakat sebagai jalan mengenal fenomena Antariksa. Kata ini menjadi benang merah serta irisan dari 28 komunitas dan institusi pada deklarasi tersebut. Masing-masing komunitas yang tergabung dalam IUN mempunyai sejarah tersendiri dalam dunia per-UFO-an Indonesia, dalam berbagai perspektif dan sudut pandang.

Sebagai forum terbuka, IUN juga memungkinkan untuk berkolaborasi dengan berbagai komunitas dan institusi yang bermanfaat untuk masyarakat, terutama ranah Space Science.

Peringatan Indonesia UFO Day tahun ini tentu berbeda dengan sebelumnya. Sebagai pengganti International SETI Conference yang tidak bisa dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, riset dan observasi ke LAPAN ini dilakukan dengan jumlah peserta yang terbatas. IUN akan melakukan riset dan kegiatan di Balai Uji Teknologi dan Pengamatan Antariksa dan Atmosfer (BUTPAA) Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) di Garut pada 20 sampai 22 Juli 2020. Tanggal 21 Juli bertepatan dengan LAPAN melakukan Observasi pertamanya.

LAPAN adalah space agency Indonesia yang memiliki banyak tempat dan lokasi sesuai dengan bidang kerjanya yakni, Penginderaan Jarak Jauh, Teknologi Dirgantara, Sains Antariksa, dan Kebijakan Dirgantara.

Kali ini perwakilan IUN memutuskan untuk memperingati Indonesia UFO Day dengan penuh kesederhanaan dan selalu menjaga social distancing serta mematuhi semua protokol adaptasi kebiasan baru tanpa mengurangi esensi pembelajaran, sharing knowledge, kegiatan riset, dan observasi.

Uniknya, peringatan Indonesia UFO Day bersamaan dengan kemunculan Komet C/2020 F3-NEOWISE yang obserbasi dan pengamatan bisa dilakukan di LAPAN Garut. Menurut LAPAN, komet ini bisa dilihat kemunculannya di arah barat laut, tepatnya saat matahari tenggalam.

Waktu terbaik untuk mengamati Neowise pada 20 Juli sampai 4 Agustus 2020. Pengamatan benda antariksa ini  harus menggunakan alat bantu berupa teleskop. Sedangkan tanggal 21 Juli adalah juga tanggal pertama LAPAN Indonesia melakukan pengamatan Komet NEOWISE ini.

Komet Neowise ini adalah komet retorgade yang didokumentasi oleh teleskop antariksa Near Earth Object Wide-field Infrared Survey Explorer (NEOWISE) milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Komet C/2020 F3 – NEOWISE ini pertama kali terdeteksi pada 27 Maret 2020.

Di indonesia, lokasi terbaik pengamatan komet ini meliputi, Jakarta, Bandung, Tanjungsari, Pameungpeuk, Watukosek, Pontianak, Kototabang, Tomohon, Pare-Pare, Tilong, dan Biak. Sedangkan jarak terdekatnya adalah pada 23 Juli 2020 pukul 02.41.30 universal time atau 09.41.30 WIB, saat itu Neowise berada di posisi terdekat dengan Planet Bumi, yakni 172,64 juta kilometer.

Komet ini muncul di bagian dalam tata surya kita untuk pertama kalinya setelah 6800 tahun. Jadi, ini menjadi kesempatan sekali seumur hidup.

IUN memilih untuk melakukan observasi di Pameungpeuk, lokasi LAPAN Garut, dengan para astronomnya yang memang secara serius mengadakan penelitian dan observasi bersama.

Indonesia UFO Day 2019

 

www.honf.org

 

HACK FROM HOME!

 

HACK FROM HOME! | RETAS DARI RUMAH

ONLINE HACKATHON | RETAS DARING

 

Our governments are only slowly implementing measures to control the spread of SARS-CoV-2 and containing the COVID-19 pandemic. Slow reactions, public appeasement policies, and their urge to stabilize the economy have kept them from taking the measures needed to protect millions from this disease. However, it is not only the government’s burden to bear. It is time for us, as citizens of this earth, to take action now and do our part in fighting COVID-19.

With no well-studied treatment and no viable vaccine available for at least another year, the only effective way to keep the coronavirus pandemic at bay is to give the virus fewer chances of spreading.

The fact is no vaccine, no treatment, no immune and we have to stay at home to stop the virus from spreading. But we have to make movements and take action that can actually make a difference as we should, as we must!

 

HACK FROM HOME! is a citizen initiative to combat COVID19 pandemic in Indonesia.

The hackathon itself will gather makers, hackers, designers, scientists and practitioners to solve an urgent need and find the right solution to improve the green zone and minimize the red zone during the corona pandemic in Indonesia.

  1. 1. GREEN ZONE AREA
  • To expand more green zone areas by having new protocols on safety standard
  • To have less contaminated area
  • To ensure safer supply and distribution on essential items
  • To avoid congestion on medical facilities
  • Examples on how grassroots can help and starting a movement (e.g. 3d printing for medical face shield)
  • Improve access to mental health and online support groups
  1. RED ZONE AREAS
  • To increase green zone areas in red zone areas
  • To support medical front liner (e.g. Using locally available materials to make protective gear (hazmat suits, goggles, gloves) and machines necessary (ventilators)
  • To ensure safer supply and distribution on essential items

HACK FROM HOME! is a community based collaborative work to combat our difficulties during COVID19 pandemic eraRegister yourself, working together, develop your ideas for open source hardware and culture hacks, and get some funds to create your prototype. You can participate and give a big contribution for the urgent needs during COVID19 pandemic.

—————————————————————————————————————————

Pemerintah kita menerapkan langkah-langkah untuk mengendalikan penyebaran SARS-CoV-2 dan mengakibatkan pandemi COVID-19 hanya secara perlahan. Reaksi yang lambat, kebijakan peredaan publik, dan keinginan mereka untuk tetap menjaga kestabilan ekonomi membuat mereka tidak mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi jutaan orang dari penyakit ini. Namun, hal tersebut bukan hanya beban pemerintah yang harus menanggung. Sudah saatnya bagi kita, sebagai warga bumi ini, untuk mengambil tindakan sekarang dan melakukan bagian kita dalam memerangi COVID-19.

Dengan tidak adanya pengobatan yang telah dipelajari dan tidak adanya vaksin yang layak tersedia hingga setidaknya satu tahun lagi, satu-satunya cara efektif untuk menjaga pandemi coronavirus yang dapat terjangkau adalah untuk memberikan mempersempit dan memperkecil ruang gerak bagi penyebaran virus ini.

Pada faktanya adalah tidak ada vaksin, tidak ada perawatan, tidak ada sistem kekebalan dan kita harus tinggal di rumah untuk menghentikan penyebaran virus. Tetapi kita harus membuat gerakan dan mengambil tindakan yang benar-benar dapat membuat perbedaan sebagaimana mestinya, seperti yang seharusnya!

 

RETAS DARI RUMAH! adalah sebuah inisiatif warga dalam memerangi pandemi COVID19 di Indonesia.

Hackathon itu sendiri akan mengumpulkan pembuat, pekarya, peretas, perancang, ilmuwan, dan praktisi untuk menyelesaikan kebutuhan mendesak dan menemukan solusi yang tepat untuk meningkatkan zona hijau dan meminimalkan zona merah selama pandemi korona di Indonesia.

  1. 1. KAWASAN HIJAU
  • Untuk memperluas lebih banyak area zona hijau dengan memiliki protokol baru tentang standar keselamatan
  • Untuk memiliki area yang kurang terkontaminasi
  • Untuk memastikan pasokan dan distribusi yang lebih aman pada barang-barang penting
  • Untuk menghindari terhambatnya pengadaan fasilitas medis
  • Contoh tentang bagaimana akar rumput dapat membantu dan memulai gerakan (mis. Cetak 3d untuk medical face shield)
  • Meningkatkan akses ke kesehatan mental dan kelompok dukungan secara online
  1. 1. KAWASAN MERAH
  • Untuk menambah area zona hijau di area zona merah
  • Untuk mendukung tenaga medis di garda depan (mis. dengan menggunakan bahan-bahan lokal yang tersedia untuk membuat perlengkapan pelindung (hazmat suits, google glass, sarung tangan) dan mesin – mesin yang diperlukan seperti intubator ataupun ventilator)
  • Untuk memastikan pasokan dan distribusi yang lebih aman pada barang-barang penting

 

RETAS DARI RUMAH! Adalah sebuah kerja kolaborasi berbasis komunitas untuk  mengatasi kesulitan kita bersama selama masa pandemik COVID19. Daftarkan dirimu, bekerja bersama, kembangkan gagasanmu dalam hal perangkat keras terbuka dan retas budaya, dan dapatkan dana untuk mewujudkan prototipe. Dari rumah pun kamu bisa memberikan sumbangsih yang besar dalam menanggulangi permasalahan selama pandemik COVID19.

 

 

IMPORTANT INFORMATION / INFORMASI PENTING

Daftarkan dirimu | Register yourself at :

bit.ly/retasdarirumah

 

Challenge to combat | Untuk mengatasi tantangan

Medical Care Perimeter Perimeter Peralatan Medis

Household Perimeter Perimeter Kebutuhan Rumah Tangga

Community Care Perimeter Perimeter Peduli Komunitas & Lingkungan

Culture Hack Retas Budaya

Free Challenge [Wild Card] Tantangan Bebas

 

Information Informasi

ABOUT (download)

FAQ (download)

TERMS & CONDITION (download)

PRIVACY POLICY (download)

SCHEDULE & TIMELINE (download)

https://bit.ly/Gdriveretasdarirumah

 

Or please download here Atau dapat diunduh disini

 

Contact | Kontak

Irma Chantily castfoundationindonesia@gmail.com

Galih Kurniawan +62 857-2590-2419

 

An initiatives and collaborative work of

Acara ini adalah inisiasi bersama dari

CAST (Cuture Arts Science & Technology)

HONF Foundation

Social Digital Innovation

Ke:Kini

 

www.honf.org

 

Retas dari Rumah

RETAS DARI RUMAH

SEGERA HADIR!
Sebuah kerja retas yang bersifat kolaboratif dan dikerjakan secara daring untuk mengembangkan perangkat keras terbuka dan retas budaya bagi Indonesia selama masa pandemik COVID19 berlangsung.
Catat tanggalnya : 11-13 Mei 2020

COMING SOON! An online collaborative hackathon to develop open source hardware solutions and culture hacks for Indonesia during the COVID19 Pandemic era. Save the date: 11-13 May 2020

Bergabunglah, retas kesulitan kita bersama! Join us!

Kegiatan ini merupakan kerja inisiatif bersama dari An initiative and collaborative works from :

CAST (Culture, Arts, Science & Technology)
SOCIAL DIGITAL INNOVATION
KE:KINI Coworking Space
HONF Foundation

bit.ly/retasdarirumah

www.honf.org

 

APD Open Donation

APD OPEN DONATION

Terdapat lebih dari 25 RS dan Puskesmas yang memohon bantuan APD kepada kami, diantaranya merawat pasien positif Covid-19 tanpa ada kesediaan APD sama sekali. Prakarsa kami untuk membuat bantuan APD yang dikerjakan bersama pengrajin lokal mendapat antusiasme yang besar, namun demikian belum dapat memenuhi permintaan dari tenaga medis yang sangat besar.
Prakarsa ini kami buat untuk melindungi dan mengurangi resiko bagi tenaga medis serta membantu perekonomian bersama di Yogyakarta dan sekitarnya. Kami berterimakasih atas donasi yang telah diberikan, dan masih membuka donasi untuk memperbanyak kuota produksi.

Open Donasi
Donasi dapat disumbangkan dengan mengisi tautan di bio berikut
bit.ly/APDOPENDONATION

Serta transfer ke rekening :
Bank BNI
0326545763
atas nama Ana Setyardyani Putri
WA  Ana I 085726264298

www.honf.org